Pantaskah

” P A N T A S K A H ? “

Seorang wanita muda berang. Istri pemuka agama tadi menegurnya di
tempat ibadah, karena menurutnya ia mengenakan kaus dan rok yang
terlalu terbuka (sexy) ketika mengikuti ibadah .
“Kita perlu berpakaian pantas saat beribadah,” tegur istri pemuka
agama itu. Di dalam hati wanita muda itu mengumpat, “Apanya yang tidak
pantas? Tidak bolehkah aku mengikuti perkembangan mode? Apakah menurut
agama / kitab suci, memakai rok mini / pakaian sexy itu dosa?”

Bicara soal kepantasan bukan melulu mempersoalkan benar-salahnya suatu
tindakan … Pantas artinya cocok, sesuai, patut, atau layak.

Berbicara soal kepantasan tidak selalu berkaitan dengan dosa. Ini
menyangkut hikmat dalam membawa diri, sesuai dengan status dan
lingkungan …

Ada hal yang tidak salah, tetapi tidak pantas dilakukan oleh seorang
dengan status atau jabatan tertentu. Orang bisa tersandung jika
melakukannya.

Apabila kita mengaku bahwa kita adalah orang yang “Ber-IMAN” …
Sering-seringlah bertanya pada diri sendiri: Sudahkah saya bersikap,
berperilaku, berbicara dan berpenampilan pantas, sesuai status yang
saya sandang?

» HANYA ANAK KECIL YANG SELALU BERTANYA “BOLEH ATAU TIDAK”
» SEORANG DEWASA PERLU BERTANYA “PANTAS ATAU TIDAK”

Leave a comment

Filsafat Ngupil

1. Gunakan jari yang tepat
Gunakan jari kelingking terlebih dahulu baru kemudian jari telunjuk. Kenapa? Karena ukuran jari kelingking sangat ideal untuk menyapa upil-upil kecil yang duduk manis di dalam sana. Bila si upil imut sudah bisa keluar, biasanya giliran upil gede masih setia menunggu giliran sentuhan jari Anda. Nah, tentu diperlukan ukuran jari yang sesuai untuk mengeluarkannya, bukan? Gunakan jari telunjuk untuk ‘abangnya’ si upil imut ini. Ingat, jari telunjuk ya, bukan jari tengah karena dikhawatirkan si upil tersinggung dan nggak mau keluar karena diacungi jari tengah.

2. Carilah suasana yang nyaman dan tentram
Ini perlu supaya peristiwa yang menimpa saya di atas nggak perlu terjadi, sehingga keasyikan ngupil jadi terusik. Atau sebaliknya, coba kalau misalnya kita ngupil di perempatan jalan yang lalu lintasnya ramai, bukan keasyikan ngupil yang didapat melainkan maut yang datang menjemput.

3. Bertanggung-jawab
Setelah mengupil, selalu siapkan tisu untuk tempat upil. Kalau nggak bawa tisu boleh juga disimpan dulu sampai Anda menemukan tempat sampah. Boleh juga digenggam erat-erat atau dimasukkan saku celana atau baju. Tapi ingat, jangan sekali-kali mengoleskan atau membuang upil di sembarang tempat trus pergi diam-diam setelah keadaan dirasa aman.

4. Jangan Berlebihan
Cukuplah bila kegiatan ngupil Anda ini berjalan apa adanya tanpa membayangkan yang enggak-enggak, apalagi disertai dengan desahan-desahan erotis dan lidah membasahi bibir. Nanti orang lain yang mendengar malah menganggap Anda sedang berfantasi seks.

5. Berperilaku Dewasa
Segera setelah selesai dengan kegiatan ngupil ini, nggak perlu Anda berkreasi dengan membentuk upil menjadi sesuatu yang menarik sekedar untuk melatih kreatifitas. Misalnya, membentuk upil menjadi mobil-mobilan atau motor sport dan menjadikannya sebagai mainan. Berperilakulah dewasa, jangan kayak anggota DPR.

6. Berperilaku Efektif
Bila Anda sedang sibuk dan nggak bisa meluangkan sedikit waktu untuk ngupil, lakukan sekaligus dengan dua jari tangan. Dalam hal ini kelingking dan jari manis bisa dikerahkan sekaligus buat menyingkat waktu. Atau bila perlu, minta tolonglah ke rekan untuk memeriksa hidung Anda sekedar memastikan apakah ada upil di lobang hidung. Percuma kan, kalau ternyata nggak ada upil tapi harus membuang waktu untuk ngupil?

7. Berperilaku Adil
Jangan biarkan salah satu lobang hidung Anda cemburu dan dibiarkan penuh dengan upil hanya gara-gara Anda selalu ngupil di satu sisi lobang saja. Bila hari ini lobang hidung sebelah kiri sudah plong dan bebas upil, ada baiknya giliran sisi satunya anda eksplorasi di hari berikutnya. Kalau perlu buatlah jadwal ngupil supaya teratur.

8. Berperilaku Pelit
Maksudnya adalah, bila Anda sudah selesai dengan kegiatan ngupil cukuplah rasa dan sensasi dari upil dan mengupil itu dirasakan sendiri dan nggak perlu berbagi kepada teman, apalagi sampai memaksa teman Anda untuk merasakan buah upil yang telah sukses dikeluarkan. Ingat pepatah “dari hal yang kecil bisa menjadi besar”. Kenapa begitu, karena bermula dari si upil yang imut itu bisa membuat jidat benjol-benjol sebesar 5x ukuran upil, kalau Anda nekad sharing dengan teman atau orang lain.

9. Jangan Memaksakan Kehendak
Lakukan ngupil atas kreatifitas sendiri dan di lobang hidung sendiri, jangan di hidung teman. Ingat, belum tentu orang lain merelakan lobang hidungnya dikorek-korek, padahal maksud Anda sebenarnya baik. Malah bisa-bisa Anda dilaporkan polisi dan terkena pasal “nose abusement”.

10. Jadikanlah Falsafah Hidup Sehat

“Tiada Hari Tanpa Ngupil”

Leave a comment

Filsafat Ngupil

1. Gunakan jari yang tepat
Gunakan jari kelingking terlebih dahulu baru kemudian jari telunjuk. Kenapa? Karena ukuran jari kelingking sangat ideal untuk menyapa upil-upil kecil yang duduk manis di dalam sana. Bila si upil imut sudah bisa keluar, biasanya giliran upil gede masih setia menunggu giliran sentuhan jari Anda. Nah, tentu diperlukan ukuran jari yang sesuai untuk mengeluarkannya, bukan? Gunakan jari telunjuk untuk ‘abangnya’ si upil imut ini. Ingat, jari telunjuk ya, bukan jari tengah karena dikhawatirkan si upil tersinggung dan nggak mau keluar karena diacungi jari tengah.

2. Carilah suasana yang nyaman dan tentram
Ini perlu supaya peristiwa yang menimpa saya di atas nggak perlu terjadi, sehingga keasyikan ngupil jadi terusik. Atau sebaliknya, coba kalau misalnya kita ngupil di perempatan jalan yang lalu lintasnya ramai, bukan keasyikan ngupil yang didapat melainkan maut yang datang menjemput.

3. Bertanggung-jawab
Setelah mengupil, selalu siapkan tisu untuk tempat upil. Kalau nggak bawa tisu boleh juga disimpan dulu sampai Anda menemukan tempat sampah. Boleh juga digenggam erat-erat atau dimasukkan saku celana atau baju. Tapi ingat, jangan sekali-kali mengoleskan atau membuang upil di sembarang tempat trus pergi diam-diam setelah keadaan dirasa aman.

4. Jangan Berlebihan
Cukuplah bila kegiatan ngupil Anda ini berjalan apa adanya tanpa membayangkan yang enggak-enggak, apalagi disertai dengan desahan-desahan erotis dan lidah membasahi bibir. Nanti orang lain yang mendengar malah menganggap Anda sedang berfantasi seks.

5. Berperilaku Dewasa
Segera setelah selesai dengan kegiatan ngupil ini, nggak perlu Anda berkreasi dengan membentuk upil menjadi sesuatu yang menarik sekedar untuk melatih kreatifitas. Misalnya, membentuk upil menjadi mobil-mobilan atau motor sport dan menjadikannya sebagai mainan. Berperilakulah dewasa, jangan kayak anggota DPR.

6. Berperilaku Efektif
Bila Anda sedang sibuk dan nggak bisa meluangkan sedikit waktu untuk ngupil, lakukan sekaligus dengan dua jari tangan. Dalam hal ini kelingking dan jari manis bisa dikerahkan sekaligus buat menyingkat waktu. Atau bila perlu, minta tolonglah ke rekan untuk memeriksa hidung Anda sekedar memastikan apakah ada upil di lobang hidung. Percuma kan, kalau ternyata nggak ada upil tapi harus membuang waktu untuk ngupil?

7. Berperilaku Adil
Jangan biarkan salah satu lobang hidung Anda cemburu dan dibiarkan penuh dengan upil hanya gara-gara Anda selalu ngupil di satu sisi lobang saja. Bila hari ini lobang hidung sebelah kiri sudah plong dan bebas upil, ada baiknya giliran sisi satunya anda eksplorasi di hari berikutnya. Kalau perlu buatlah jadwal ngupil supaya teratur.

8. Berperilaku Pelit
Maksudnya adalah, bila Anda sudah selesai dengan kegiatan ngupil cukuplah rasa dan sensasi dari upil dan mengupil itu dirasakan sendiri dan nggak perlu berbagi kepada teman, apalagi sampai memaksa teman Anda untuk merasakan buah upil yang telah sukses dikeluarkan. Ingat pepatah “dari hal yang kecil bisa menjadi besar”. Kenapa begitu, karena bermula dari si upil yang imut itu bisa membuat jidat benjol-benjol sebesar 5x ukuran upil, kalau Anda nekad sharing dengan teman atau orang lain.

9. Jangan Memaksakan Kehendak
Lakukan ngupil atas kreatifitas sendiri dan di lobang hidung sendiri, jangan di hidung teman. Ingat, belum tentu orang lain merelakan lobang hidungnya dikorek-korek, padahal maksud Anda sebenarnya baik. Malah bisa-bisa Anda dilaporkan polisi dan terkena pasal “nose abusement”.

10. Jadikanlah Falsafah Hidup Sehat

“Tiada Hari Tanpa Ngupil”

Leave a comment

Cara Install Modem Prolink PHS100 di windows 7

Saya mempunyai modem Prolink GSM  PHS100 yang saya gunakan sehari hari untuk berinternet ria di Laptop saya Sony dengan menggunakan windows Vista. Kalau modem Prolink GSM itu bila digunakan di windows vista tidak ada masalah. Masalah baru timbul pada waktu saya pasang di laptop yang baru Laptop Dell yang menggunakan windows 7 dimana pada waktu saya pasang moden pro link PHS100 ternyata “Connection failed “terus saya jadi curiga terus saya balikin di windows vista ternya lancar jaya, maka saya mengambil kesimpulan bahwa moden prolink PHS100 tidak compatible jika dipasang winddows 7. Saya berusaha mencari tahu di google dan saya search menemukan artikel di -http://wibirama.com/2010/06/08/sunu-wibirama-prolink-phs100-di-windows-7/ yang membahas Prolink PHS100 di windows 7 .Dimana pada artikel tersebut diajarkan berbagai tip dan trick menggunakan modem prolink PHS100 di windows 7 yang layak saya coba.Adapun Caranya sebagai berikut:

 modemprolinkphs100

1. Update Firmware. Dalam Tulisan di artikel yang saya baca bila kita gagal update resikonya modem akan rusak.Maka sebailkknya baca petunjuknya lebih dahulu aja ( bisa dilihat tutorialnya di sini.) sumber http://kalongsgs.wordpress.com/2010/02/19/update-firmware-prolink-phs100/

2. Cara kedua, sedikit memakan waktu alias agak ribet . Tapi kita disini tidak perlu memasang update firmware baru di modem prolink PHS100 kita. Ikuti langkah-langkah di bawah ini:

a.    Buka program utility Prolink PC Manager seperti biasanya. Pastikan kita  membuat profil baru di sana dan melakukan konfigurasi koneksi dengan benar. Buat yang memakai kartu selain Telkomsel, kalian bisa menanyakan konfigurasi ini ke penjual kartunya. Untuk pemakai Telkomsel, konfigurasi bisa dilihat di skrinsyut ini:

b.      Buka Control Panel > Network and Internet > Network and Sharing Center

c.       Pilih “Set up a new connection or network”

d.      Pilih “Set up a dial-up connection”

e.      Pilih PHS100 Modem, seperti gambar di bawah ini:

f.        Isikan konfigurasi di bawah ini, kemudian tekan connect. Done alias….beres!


g.       Untuk mengakhiri koneksi, buka systray di kanan bawah, kemudian pencet tombol “Disconnect”

Sumber/ source artikel ini saya ambil dari:

1. http://wibirama.com/2010/06/08/sunu-wibirama-prolink-phs100-di-windows-7/

2. http://kalongsgs.wordpress.com/2010/02/19/update-firmware-prolink-phs100/

Semoga tulisan ini berguna bagi saya dan kalian yang mengalami problem yang sama

Leave a comment